BIANCHI DAN SEJARAH SEPEDA TUA ITALI

Jika bicara soal produsen sepeda Bianchi maka tak akan lepas dari Itali, karana kenyataannya memang Sejarah Bianchi juga merupakan bagian penting dari sejarah Italia. Oleh sebab itu cocoklah kiranya posting kali ini kami angkat tema dan judulBIANCHI DAN SEJARAH SEPEDA TUA ITALI.

Sebelum Perang Dunia I dimulai, Bianchi sebagai sebuah industri telah berproduksi dengan angka produksi 45.000 sepeda, 1.500 sepeda motor dan 1.000 mobil per tahun. Kala itu produsen sepeda ini diminta untuk merancang dan memproduksi kendaraan militer. Waktu itu, sepeda menjadi sarana transportasi alternatif untuk mengangkut senapan, senapan mesin, atau mortir. Mortir itu diangkut oleh tiga dari sepeda, masing-masing dengan melengkapi alat kelengkapan untuk mengangkut berbagai bagian.

Desain awal sepeda militer ala Bianchi kala itu telah menampilkan penggunaan suspensi belakang dan fork pada bagian depan, juga telah menggunakan desain sepeda lipat. Hal ini mungkin menjadi desain sepeda yang paling ‘eksotis’ yang pertama ada untuk sebuah desain sepeda. Dalam sebuah literatur dikatakan bahwa Italia merupakan pengadopsi awal sepeda militer. Korps elit Italia yang menggunakannya. Jika sebelumnya telah dikenal pasukan invanteri berkuda, maka melalui tangan Bianchi lah tercipta pasukan invanteri bersepeda, disebut ‘Bersaglieri’.

Desain Pertama Sepeda Lipat Militer oleh Bianchi

Penggunaan Sepeda oleh Pasukan Invanteri Italia (Bersaglieri)

Memang, penggunaan sepeda oleh militer itali ini bukanlah yang pertama, sebelumnya mereka telah menggunakan sepeda sipil, sampai akhirnya antara tahun 1910 – 1911 Pemerintah Italia menawarkan proyek desain sepeda militer kepada empat produsen sepeda, dan keluarlah nama Bianchi sebagai produsen sepeda terpilih untuk mengerjakan proyek sepeda militer tersebut.

Model sepeda militer peratama Bianchi dinamai model ‘1912’ dan diproduksi pada tahun 1913. Referensi yang kami baca menyebutkan bahwa ‘kereta angin’ ini dapat dianggap sebagai nenek moyang sepeda gunung moderen. Desain sepeda yang menampilkan frame lipat dengan berat 14kg. Ia dirancang dengan frame bersuspensi.

Karena keeratan hubungan BIANCHI DAN SEJARAH SEPEDA TUA ITALI inilah, tidak mengherankan jika akhirnya sampai detik ini Bianchi menjadi produsens sepeda legendaris sekaligus disegani oleh para rivalnya.

Referensi dan sumber gambar: http://bsamuseum.wordpress.com

http://thingsbike.com/cycling-reference/bianchi-dan-sejarah-sepeda-tua-itali.html

Sejarah Sepeda Onthel

Sejarah sepeda lawas bermula di Eropa. Sekitar tahun 1790, sebuah sepeda pertama berhasil dibangun di Inggris. Cikal bakal sepeda ini diberi nama Hobby Horses dan Celeriferes. Keduanya belum punya mekanisme sepeda zaman sekarang, batang kemudi dan sistem pedal. Yang ada hanya dua roda pada sebuah rangka kayu. Bisa dibayangkan, betapa canggung dan besar tampilan kedua sepeda tadi. Meski begitu, mereka cukup menolong orang-orang – pada masa itu – untuk berjalan. Penemuan fenomenal dalam kisah masa lalu sepeda tercipta berkat Baron Karl Von Drais. Von Drais yang tercatat sebagai mahasiswa matematik dan mekanik di Heidelberg, Jerman berhasil melakukan terobosan penting, yang ternyata merupakan peletak dasar perkembangan sepeda selanjutnya.
Oleh Von Drais, Hobby Horse dimodifikasi hingga mempunyai mekanisme kemudi pada bagian roda depan. Dengan mengambil tenaga gerak dari kedua kaki, Von Drais mampu meluncur lebih cepat saat berkeliling kebun. Ia sendiri menyebut kendaraan ini dengan nama, Draisienne. Beritanya sendiri dimuat di koran lokal Jerman pada 1817.
Proses penciptaan selanjutnya dilakukan Kirkpatrick Macmillan. Pada tahun 1839, ia menambahkan batang penggerak yang menghubungkan antara roda belakang dengan ban depan Draisienne. Untuk menjalankannya, tinggal mengayuh pedal yang ada.
James Starley mulai membangun sepeda di Inggris di tahun 1870. Ia memproduksi sepeda dengan roda depan yang sangat besar (high wheel bicycle) sedang roda belakangnya sangat kecil. Sepeda jenis ini sangat populer di seluruh Eropa. Sebab Starley berhasil membuat terobosan dengan mencipta roda berjari-jari dan metode cross-tangent. Sampai kini, kedua teknologi itu masih terus dipakai. Buntutnya, sepeda menjadi lebih ringan untuk dikayuh.
Sayangnya, sepeda dengan roda yang besar itu memiliki banyak kekurangan. Ini menjadi dilema bagi orang-orang yang berperawakan mungil dan wanita. Karena posisi pedal dan jok yang cukup tinggi, mereka mengeluhkan kesulitan untuk mengendarainya. Sampai akhirnya, keponakan James Starley, John Kemp Starley menemukan solusinya. Ia menciptakan sepeda yang lebih aman untuk dikendarai oleh siapa saja pada 1886. Sepeda ini sudah punya rantai untuk menggerakkan roda belakang dan ukuran kedua rodanya sama.
Namun penemuan tak kalah penting dilakukan John Boyd Dunlop pada 1888. Dunlop berhasil menemukan teknologi ban sepeda yang bisa diisi dengan angin (pneumatic tire). Dari sinilah, awal kemajuan sepeda yang pesat. Beragam bentuk sepeda berhasil diciptakan. Seperti diketahui kemudian, sepeda menjadi kendaraan yang mengasyikkan.
Di Indonesia, perkembangan sepeda banyak dipengaruhi oleh kaum penjajah, terutama Belanda. Mereka memboyong sepeda produksi negerinya untuk dipakai berkeliling menikmati segarnya alam Indonesia. Kebiasaan itu menular pada kaum pribumi berdarah biru. Akhirnya, sepeda jadi alat transpor yang bergengsi.
Pada masa berikutnya, saat peran sepeda makin terdesak oleh beragam teknologi yang disandang kendaraan bermesin (mobil dan motor), sebagian orang mulai tertarik untuk melestarikan sejarah lewat koleksi sepeda antik. Rata-rata, sepeda lawas mereka keluaran pabrikan Eropa. Angka tahunnya antara 1940 sampai 1950-an. Dan mereka sangat cermat dalam merawatnya.
”Sepeda yang dimiliki klub ini sangat berbeda dengan sepeda kuno yang banyak dijadikan ojek. Kalau ojek-ojek itu kebanyakan sepeda model kuno keluaran Cina atau Jepang. Di masyarakat kita, sepeda lawas itu dikenal dengan beberapa sebutan, seperti ontel, jengki, kumbang dan sundung.

Sumber : http://herry-onthel.blogspot.com/2009/05/sejarah-sepeda-ontel.html

Sejarah Singkat Sepeda

Sejarah awal sepeda sepertinya masih agak membingungkan. Beberapa artikel merujuk kepada sebuah sketsa sepeda yang diakui buatan Gian Giacomo Caprotti, seorang murid Leonardo Da Vinci sekitar tahun 1490-an. Namun keotentikan sketsa ini masih diragukan, dan diteliti oleh pihak sejarah dan kebudayaan Italia.

 

 

 

 

Masih ada beberapa pengakuan lain tentang asal usul sepeda, namun sepertinya sampai saat ini, fakta kemunculan sepeda yang cukup diakui adalah pada tahun:
1817: Draisienne
Seorang Jerman bernama Baron Karl von Drais menciptakan Laufmaschine (mesin berlari), yang kemudian dikenal dengan nama Draisienne. Struktur Draisienne hampir seluruhnya terbuat dari kayu, memiliki setang kemudi, namun tidak memiliki pedal untuk dikayuh. Pola pergerakan Draisienne sama seperti saat menggunakan otopet ataupun skateboard, yaitu menggunakan kaki yang mengayuh bukan ke pedal, tapi langsung ke tanah…(jadi ingat mobilnya The Flinstones^^).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Von Drais mematenkan ciptaannya pada tahun 1818, dan kemudian lebih dikenal lagi dengan nama Velocipede.

1839
Sepeda pertama yang memiliki mekanisasi putaran roda diciptakan Kirkpatrick MacMillan, seorang pandai besi dari Skotlandia. Teknik pergerakan roda pada sepeda ini hampir sama dengan teknik pada lokomotif kereta uap. Ide MacMillan ini kemudian diimprovisasi oleh seorang Skotlandia lain bernama Thomas McCall pada tahun 1860.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1860~1865: Bone-Shaker
Pertama kali sistem Pedal dan Crank diaplikasikan pada sepeda, persisnya pada roda depan. Siapa yang menciptakan sistem ini masih menjadi pertanyaan, karena ada beberapa pihak yang mengajukan klaim atas ide tersebut. Yang jelas, menempatkan pedal pada roda depan terbukti bukan ide yang sempurna, karena akan membuat pengendara sulit mengemudi karena goncangan pada roda akibat kayuhan. Rangka kayu kemudian digantikan oleh besi.

 

 

 

 

 

 

 

Namun dengan desain yang rigid, rangka dan roda besi, serta kondisi jalanan yang berbatu-batu pada masa itu membuat sepeda ini dikenal dengan nama Bone-Shaker…alias pengocok tulang, hehehe.

1868
Sepeda pertama yang menggunakan ban karet dan Ball-Bearing digunakan James Moore dalam lomba sepeda yang pertama kali diadakan.

1870: High-Wheeler
James Starley, seorang Perancis menciptakan sepeda pertama yang menggunakan roda depan yang sangat besar, yang dikenal dengan nama Penny-Farthing. Penny-Farthing sebenarnya adalah pengembangan lebih lanjut dari Bone-Shaker. Roda depan yang besar membuat pengendara dapat berjalan lebih jauh untuk setiap rotasinya, dan juga resiko yang besar apabila berhenti mendadak ataupun meluncur pada turunan, karena jatuhnya pasti lebih sakit ><

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sepeda ini sangat populer pada tahun 1880an, dan merupakan sepeda pertama yang mendapat sebutan Bicycle (dua roda). Bagaimanapun, yang menyandang nama Bapak Sepeda Tinggi (High Bicycle/High Wheeler) justru seorang Perancis lain bernama Eugene Meyer, bukan Starley.

1874
Sepeda pertama yang menggunakan rantai pada roda belakang diciptakan oleh H.J. Lawson.

1878: Portable Bicycle
W.H.J. Grout mematenkan High Wheeler versi portabel. Beberapa pihak ada yang menyatakan bahwa inilah sepeda lipat yang pertama di dunia. Namun sesungguhnya sistem yang diperkenalkan Grout adalah bongkar-pasang (disassemble-able), bukan sepenuhnya sistem lipat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1885: Safety Bicycle
John Kemp Starley memperkenalkan Rover, sebuah Safety Bicycle sebagai pembaharuan dari High Bicycle yang berbahaya. Model safety bike ini sudah dilengkapi dengan berbagai unsur yang dimiliki sepeda modern.

 

 

 

 

 

1893: Folding
Seorang Amerika bernama Michael B. Ryan akhirnya mematenkan sepeda lipat yang sesungguhnya.

 

 

 

 

 

 

 

1896: Recumbent
Recumbent Bicycle muncul pertama kali. Model Recumbent adalah tipe sepeda dimana pengendara dapat duduk bersandar atau bahkan rebahan. Umumnya sepeda Recumbent memiliki roda depan lebih kecil dari roda belakang.

 

 

 

 

 

 

 

 

1900~1950
Awal abad 20, 1900 – 1910, popularitas sepeda tersaingi oleh kehadiran teknologi baru bernama mobil. Tahun 1920 dan selanjutnya sepeda mulai dianggap sebagai mainan anak-anak ketimbang sebuah alat transportasi. Namun di era inilah munculnya sepeda jenis Cruiser.

 

 

 

 

 

 

 

 

Jenis yang terkenal untuk ketahanan dan juga beratnya ini diperkenalkan oleh Schwinn pada tahun 1933, serta menjadi populer pada 1940~1950. Bentuk Cruiser menyerupai sepeda motor pada masa itu…hanya saja tanpa motor.

1960~1973: BMX, Lowrider, Race/Road Bike
Sepeda kembali diminati sebagai alat rekreasi dan juga alat olahraga, di samping fungsi transportasi. Di era inilah sepeda jenis BMX (Bicycle MotorCross) hadir di muka bumi California, AS.

 

 

 

 

 

 

 

Dan di awal tahun 1960 juga menjadi awal pengembangan sepeda jenis Lowrider yang dapat dibedakan dari bentuk sadel yang umumnya panjang dan sedikit meliuk, stang yang tinggi dan panjang, rangka chrom yang curvy, serta berbagai macam aksesoris lainnya.

 

 

 

 

 

 

Selain itu, sepeda jenis balap mulai digarap dengan desain yang khusus pada awal 1960.

 

 

 

 

 

 

 

1977: Mountain Bike
Prototipe pertama Sepeda Gunung dikembangkan oleh Marin Co. di San Fransisco, AS. Produksi massal sepeda gunung diawali pada tahun 1981.

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: http://absolutelynonsense.multiply.com/journal/item/14